Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Bisnis    Kuliner    MarsoTechno    Life Style    Dunia Islam    Olah raga    Ziddu    Film   
..::| Selamat Datang di Portal marsomedia | www.marsomedia.com | Media Informasi dan Berbagi |::..

Pengunjung

Random Al-Qur'an

Video

Followers

Pengunjung ONLINE


Mengisi Kemerdekan ala Santri Nuurul Waahid

Pondok pesantren nurul wahid purworejo tiap tahun senantiasa menyelenggarakan kegiatan apel tahunan, upacara 17an, yg diikuti seluruh dewan asatid dan semua santri.

Mungkin ada yg bertanya, ngapain sih pondok upacara segala bagi pondok nurul wahid, kegiatan peringatan agustusan yg menjadi agenda rutin ini dikandung maksud.

Pertama:
agar santri faham dan tahu akan sejarah perjuangan para suhada bangsa yg  telah mempersembahkan jiwa dan raga nya demi kemerdekaan, tanpa kenal pamrih apa yg harus pribadi dapat,kesungguhan para pejuang dan suhada bangsa ini adalah menjadi spirit kejuangan agar jangan generasi mendatang terpana dengan kesenangan,lalai dengan semangat juang para pendahulunya.

Kedua
Agar santri tahu bahwa pendidikan itu tidak hanya apa yg mereka dapatkan di sekolah atau pelajaran di kelas, akan tetapi apa yg dilihat dirasakan serta semua kegiatan menjadikan sarana pemblajaran,media pendidikan agar di kemudian hari santri tidak kuper, tidak canggung dalam memimpin kelak di masyarakat, maka santri harus terlibat langsung dan merasakan sepirit juang para suhada kemerdekan, sehingga mampu menghayati yg berikutnya menyatu dalam sanubari, sehingga melahirkan sosok semangat yg terilhami dari nilai perjuangan para perintis kemerdekaan bangsa indonesia yang tercinta ini.
Ketiga
Santri agar mengerti bagai mana mengisi dan memaknai arti kemerdekaan, tidak hanya hura2, kegiatan yg hampa makna, bahwa kegiatan selama di pondok, yg tersiplin oleh aturam yang ketap, waktu santri yg tidak mengenal istirahat, dikandung makna agar apa saja aktifitas positif yg berjalan di pondok ini hakekatnya adalah upaya untuk mengisi nilai kemerdekaan, belajar dengan sungguh2, menghafal al qur an, menerapkan bahasa baik arab atau bahasa ingrish, hakekatnya adalah isi kandungan maksa mengisi kemerdekaan, inilah cara pondok untuk menterjemahkan tentang begaimana mengisi kemerdekaan.

Keempat
Adanya sambung rasa antara pengasuh pondok dengan santri, sambung ukhuwah antar sesama, sehingga makna kebinekaan serta toleransi tidak disalah fahami, kebenaran sumbernya dr alloh, kemerdekaan ini adalah anugerah dari alloh, maka sudah sewajarkan kalau anak bangsa yg yakin serta sadar akan nilai agama yg dianutnya, untuk mensyukuri atas karunia kemerdekaan, sambung nilai kyai atas santrinya senantiasa terus dikuatkan agar generasi pewaris amanah kepemimpinan ini tahu akan sepirit 45, .

Kelima
Sejarah keindonesian dalam mempertahankan negara nkri dari penjajah ini harus di wariskan pada santri, nilai perjuangan ini tidak boleh putus, rasa memiliki dan tanggungjawab terhadap nilai kebangsan ini harus meresap dalam sanubari santri, slogan cinta tanah air adalah bagian dr keimanan, tidak semata kata indah yang terulang tetapi hampa dari makna dan nilai,akan tetapi slogan itu bagaimana dijiwai santri dalam kehidupan keseharianya, sehingga kesadaran ini menjadi harapan bersama demi bangsa yg kita cintai ini.
Untuk itulah kenapa kita peringati hari kemerdekaan yang 72, sehingga gelora spirit kejuangan pada pendahulu bangsa ini, bisa dihayati oleh santri yg kelak insya alloh akan mengisi dan memimpin bangsa ini.

Disampaikan oleh Ust. Thohari dalam Amanat Pembina Upacara dalam Upacara Bendera 17 Agustus 2017 di halaman Madrasah aliyah Nurul Wahid.

OSIS SMPIT Ulul Albab Purworejo Lakukan Aksi Tolak Valentine Day

Aksi Tolak Valentine Day OSIS SMPIT Ulul Albab Purworejo



marsomedia | Puluhan pelajar yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMPIT Ulul Albab Purworejo menolak keras perayaan hari kasih sayang atau yang dikenal dengan Valentine Day yang biasa diperingati setiap 14 Februari.

Aksi penolakan tersebut ditunjukan dalam aksi Simpatik dan damai yang nereka gelar di Beberapa Titik Di Pusat Keramaian Kabupaten Purworejo yang kemudian dilanjutkan Longmarch dan Orasi senin 13 Februari 2017.

Aksi ini dilakukan dengan membagi-bagikan selebaran berisi seruan penolakan perayaan Valentine Day di beberapa titik strategis. Selain itu, kegiatan yang diikuti oleh pengurus OSIS berjumlah 35 siswa ini diisi dengan Longmarch dan Orasi yang dipusatkan di Bundaran Perempatan Kantor Pos Purworejo. Kegiatan berjalan tertib dan lancar.

Dalam Orasinya ketua OSIS yang menjadi Korlap Aksi, Mastri Imammusadin menyampaikan, perayaan hari kasih sayang atau valentine day ini banyak digunakan oleh masyarakat atau para generasi muda untuk melakukan perbuatan melanggar norma-norma Islam. Seperti pacaran yang diteruskan dengan perbuatan perzinaan dan hubungan lain yang diluar batas norma agama.

 
"Agar tidak menjadi sebuah kebiasaan buruk bagi generasi muda, OSIS SMPIT Ulul Albab Purworejo menolak keras pelaksanaan Valentine Day," katanya.

Pembina OSIS SMPIT Ulul Albab Purworejo, Marso,S.Pd yang turut dalam Aksi menghimbau dan mengajak kepada seluruh umat Islam terutama para generasi muda Islam agar tida terbawa arus budaya yang merusak tatanan Islam tersebut.

"Kita menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat Purworejo terutama para generasi muda untuk tidak melakukan perayaan valentine. Karena itu bukan merupakan budaya dan adat kita selaku umat beragama Islam," ujarnya dalam kesempatan Aksi.
Ditambahkan Pembina OSIS itu, bahwa pihaknya menghimbau kepada setiap sekolah yang ada di Purworejo agar tidak mengizinkan para pelajarnya melakukan perayaan Valentine Day tersebut.

"Tidak ada tempat bagi kegiatan negatif seperti valentine day ini. Jangan kita mau terkontaminasi dengan kebudayaan yang melunturkan nilai agama kita”. pungkasnya tegas


OSIS SMPIT Ulul Albab Purworejo Lakukan LDK-1

Pengurus OSIS SMPIT Ulul Albab Purworejo
marsomedia_Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMPIT Ulul Albab Purworejo Masa bakti 2016-2017 mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK-1). Kegiatan dilaksanakan tanggal 28 Januari 2017. Bertempat di Kompleks SMPIT Ulul Albab Purworejo serangkaian agenda kegiatan berjalan lancar dan sukses. Berbagai materi cakupan meliputi Teori Dasar Kepempinan, Managemen Organisasi, Managemen Kesekretariatan, Problem Solving, Goal Setting, Outbound, Aksi, dilaksanakan dengan penuh antusias. Peserta terdiri dari 25 Pengurus OSIS Putra dan 23 Pengurus OSIS Putri.
Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan, Marso, S.Pd mengatakan "Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar Kepemimpina dan sekaligus sebagai bekal untuk mengemban tugas Organisasi selama satu periode".
berikut Foto kegiatannya:











 
Copyright © 2015 marsomedia. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger